Motivasi

Mengapa memiliki harapan penting untuk meningkatkan motivasi by Andra Donatta

Mengapa memiliki harapan penting untuk meningkatkan motivasi : Pada dasarnya orang termotivasi oleh dua hal, yaitu untuk menghindari sesuatu dan untuk mendapatkan sesuatu. Maka apapun alasan yang menggerakkan seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu, adalah berdasarkan kedua hal tersebut. Keduanya diperlukan secara bersama sama untuk membantu memprogram “mind” seseorang.

Mengapa memiliki harapan penting untuk meningkatkan motivasi

Menurut Paul Maclane, penemu teori Triune Brain (three in one), bahwa otak (brain) seseorang dibagi menjadi 3 bagian besar yang bekerjasama dan saling terkait yang ada kaitannya dengan kedua alasan yang memotivasi seseorang diatas.

1. Otak reptilia

Bagian paling tua ini terletak di bagian paling dalam dengan ukuran yang kecil yang merupakan pengendali sistem pertahanan tubuh. Otak ini akan mengenali hal hal yang mengancam diri dan secara refleks berusaha menghindari ketidaknyamanan tersebut dengan tiga respon alami yaitu menyerang (fight), kabur (flight) dan terdiam (freeze)

2. Otak mamalia

Bagian ini berada di sistem limbik yang menutupi otak reptilia dan memiliki keterkaitan yang sangat kuat dengan otak reptilia. Bagian ini sebagai sistem pengendali “basic emotion” seseorang yang akan mengenali “rasa” tertentu. Maka jika bagian ini mengenali rasa yang menghasilkan ketidaknyamanan seperti kesal, marah, sedih, kecewa dll, bagian ini secara otomatis akan mengirim sinyal kepada bagian reptilia untuk merespon ketiga hal alamiah, yaitu fight, flight dan freeze.

Manusia memutuskan sesuatu menggunakan otak mamalia. Jika stimulus rasa yang muncul adalah rasa yang tidak menyenangkan, maka reptilia akan bekerja untuk berusaha menghindari hal tersebut. Namun hal ini belumlah cukup untuk membuat seseorang benar benar termotivasi untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu, karena otak akan berpikir “jika aku tidak menyukai ini dan ingin menghindar, maka aku harus kemana?”  

3. Human brain

Bagian ini terletak dilapisan paling luar di neo korteks manusia yang memenuhi 80 persen kapasitas otak manusia. Bagian ini adalah pusat pengendali sistem logika manusia, analisa, rencana dan imajinasi. Human brain diperlukan agar manusia mengenali tujuan yang hendak dituju oleh rasa yang ditimbulkan oleh mamalia brain.

Kesimpulannya, otak akan termotivasi untuk menggerakan seseorang melakukan atau tidak melakukan sesuatu, jika rasa yang ditimbulkan oleh mamalia memberikan sinyal respon reptilia untuk menghindarinya dan respon human brain untuk mengejar yang diinginkannya.

Namun, menurut Shane J Lopez, senior scientist dari Gallup mengatakan hal ini tidaklah cukup untuk benar benar membuat orang termotivasi. Dalam bukunya yang berjudul “Making Hope Happen” dituliskan manusia akan sangat termotivasi jika ada satu komponen lagi yang melekat yaitu “knowing the first step”. Kombinasi itulah yang disebut dengan teori HARAPAN. Shane mendefinisikan HARAPAN sebagai berikut :

“The belief that the future will be better than the present, along with the belief that you have the power to make it so.”

Artinya mengenali hal hal yang ingin dihindari dan ingin didapatkan saja tidaklah cukup kuat untuk mendorong seseorang termotivasi. Harapan (hope) akan menjadi bahan bakar dan kekuatan untuk “membosting” motivasi jika seseorang bukan hanya mengenali, namun memiliki keyakinan yang kuat akan hal hal yang diinginkan di masa depan dan merasa berdaya untuk mewujudkannya karena tahu “first step” yang harus dilakukan. Harapan lah yang memberikan “will and way power” bagi seseorang untuk punya alasan hidup dan mengejar seluruh hal yang menjadi impian impiannya.

Bagaimana seseorang bisa sampai tahap meyakini dan bukan hanya mengenali, akan saya bahas di artikel selanjutnya. Semoga artikel ini membantu anda untuk semakin termotivasi dalam meraih impian anda.

Andra Donatta

Tentang Penulis

Andra Donatta

Andra Donatta

Andra Donatta adalah seorang trainer profesional di bidang komunikasi dan pengembangan diri. Selain itu, Andra juga merupakan seorang penulis, entrepreneur, dan juga motivator. Andra saat ini berkarir sebagai trainer internal di KUBIK Training dan juga merupakan pembina di Young Trainer Academy.

Tinggalkan Komentar